Gereja-gereja yang sudah mapan salah menafsirkan nubuat, “Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan,” dan “setiap mata akan melihat Dia, ...” (Why. 1:7) dan bersikeras bahwa Kedatangan Kristus yang kedua kali tidak datang dalam rupa manusia, tetapi muncul dalam sebuah peristiwa supernatural yang dapat disaksikan oleh semua orang.
Namun, sama seperti nubuat dalam Yesaya 40:5 bahwa semua orang akan melihat kemuliaan Tuhan pada kedatangan-Nya yang pertama, tidak berarti bahwa semua orang di bumi akan menyaksikan-Nya, Wahyu 1:7 juga tidak berarti bahwa semua orang di bumi akan menyaksikan-Nya.
Itu berarti bahwa Dia akan datang sebagai manusia sehingga siapa pun dapat melihat-Nya.
Tuntutan mereka memaksa mereka untuk memutarbalikkan Alkitab, dan menafsirkan Alkitab secara sewenang-wenang hanya akan membawa mereka kepada kehancuran, sama seperti mereka yang menolak Kristus ketika Ia datang sebagai Juruselamat pada kedatangan-Nya yang pertama.
119 Bundang P.O.Box, Bundang-gu, Seongnam-si, Gyeonggi-do, Rep. of KOREA
Telefoni 031-738-5999 Uaealesi 031-738-5998
Ofisa Faauluulu: 50, Sunae-ro, Bundang-gu, Seongnam-si, Gyeonggi-do, Rep. of Korea
Ekalesia Autu: 35, Pangyoyeok-ro, Bundang-gu, Seongnam-si, Gyeonggi-do, Rep. of Korea
Misiona Sosaiete i le Lalolagi Ekalesia a le Atua. Ua taofia aia uma. Faiga Fa'avae Tumaoti